Friday, March 6, 2015

KPK Sudah Hilang?

KPK Sudah Hilang?

KPK Sudah Hilang?

TR - Taring tajam KPK seketika hilang, ketika kasus Komjen Budi Gunawan dibuka. Saat itu KPK menetapkan BG sebagai tersangka, namun entah kenapa dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (dewan yang menjadi pelopor suara rakya) malah  menetapkan Komisaris Jenderal Komjen Budi Gunawan sebagai calon kapolri menggantikan Jenderal Sutarman, pada Kamis (15/01) siang, padahal mereka tahu jelas Komjen BG masih dalam status Tersangka.

Keputusan sidang paripurna itu didukung oleh delapan fraksi yaitu PDI-P, Golkar, Gerindra, PKS, PKB, Nasdem, Hanura, dan PPP.

Sementara Fraksi Demokrat dan PAN meminta DPR menunda persetujuan dengan sejumlah pertimbangan, antara lain adanya penetapan tersangka Budi Gunawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kemudian cerita ini samakin memanas, dimana kita, saya sebagai awam-pun berpikir bahwa KPK benar-benar dilemahkan.

Bagaimana tidak, entah apa gerangan tiba-tiba saja banyak sekali laporan kepada dua petinggi KPK, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto di laporkan terkait kasus Pemilukada pada 2010 dan Abraham Samad sang ketua dilaporkan kasus pemalsuan dokumen. Mereka di tangkap di tahan layaknya seorang preman jalan, padahal merekalah pahlawan yang tak diberi tanda jasa.

MENDEWAKAN KPK

Miris memang, sebagian orang mengatakan bahwa mendukung KPK berarti mendewakan KPK, seharusnya orang yang menentang dan terlibat dalam kasus korupsilah yang mengganggap KPK adalah DEWA, mereka ketakutan, mereka merasa KPK adalah musuh yang harus dilenyapkan.

Mereka menganggap KPK se-enaknya menentukan orang terlibat dalam kasus KORUPSI, apakah ini tidak lucu..? jika tidak bersalah, kan bisa dibuktikan dipengadilan..? jadi ngapain takut..?

Masyarakat, saya yang tidak mengerti apa-pun tentang politik paham akan hal ini.Sampai saat ini KPK menentukan orang-orang kuat dan berkuasa yang menjadi dalang dalam tindakan korupsi karena mereka memang merugikan rakyat, mengambil uang rakyat untuk membuncitkan perutnya sediri, itu bukan hal yang main-main dan mengada-ada dan tentunya bukan asal tuduh.

Bagaimana mungkin mereka tidak takut dengan KPK, mereka sendiri merasa KPK seperti Dewa, menguras habis uang mereka, uang yang sebenarnya mereka curi dari rakyat.

Penulis disini merasah kecewa dengan pemerintahan sekarang, apa boleh buat kami rakyat ini hanya bisa bersenandung sedih, dan kamu, kalian tertawalah sepuasnya.

0 komentar:

Post a Comment